Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari melalui Program Unggulannya menggelar rangkaian kegiatan akademik bergengsi pada Senin, 7 April 2026. Acara yang mencakup seminar internasional, webinar bertajuk “Digital Innovation for Sustainable Business”, dan kuliah umum ini menghadirkan berbagai narasumber terkemuka dari industri dan akademisi berpengalaman. Inisiatif ini merupakan komitmen UMW dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuka wawasan mahasiswa terhadap perkembangan terkini di bidang teknologi dan bisnis.
Latar Belakang: Komitmen UMW dalam Pengembangan Akademik
Program Unggulan Universitas Mandala Waluya telah dikenal sebagai pusat keunggulan akademik di kawasan Sulawesi Tenggara. Sejak berdirinya lima tahun lalu, program ini fokus pada pengembangan kurikulum berbasis industri 4.0 dan kini berkembang menuju industri 5.0. Kepedulian terhadap relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja modern mendorong UMW untuk secara konsisten menyelenggarakan kegiatan edukatif berkualitas tinggi.
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Sc., sebelumnya telah menekankan pentingnya link and match antara institusi pendidikan dengan dunia industri. Komitmen ini direalisasikan melalui berbagai program kolaboratif yang melibatkan praktisi industri sebagai pembimbing akademik dan penyaji dalam forum-forum ilmiah. Kegiatan pada 7 April 2026 merupakan bagian dari roadmap tahunan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar holistik kepada mahasiswa.
Direktur Program Unggulan UMW Kendari, Dr. Siti Nur Azizah, M.B.A., menjelaskan bahwa seminar dan webinar ini didukung penuh oleh institusi sebagai wujud dedikasi terhadap pengembangan hard skill dan soft skill mahasiswa. “Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer pengetahuan, melainkan juga tentang membangun keterampilan dan mindset yang relevan dengan kebutuhan industri modern,” ungkapnya dalam pernyataan resmi.
Seminar Internasional: Transformasi Digital di Era 5.0
Acara utama yang diselenggarakan di Aula Utama Gedung Program Unggulan UMW dimulai pukul 08.00 pagi dengan menghadirkan tiga pembicara utama dari berbagai latar belakang profesional. Peserta seminar terdiri dari mahasiswa sarjana dan pascasarjana, dosen, serta profesional dari sektor industri Kendari dan sekitarnya.
Pembicara pertama, Dr. Iwan Hidayat, Ph.D., seorang ahli transformasi digital dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, menyampaikan paparan komprehensif tentang strategi transformasi digital dalam organisasi modern. Dalam presentasinya yang berjudul “Digital Transformation Strategy in the Age of Industry 5.0”, Dr. Hidayat menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang teknologi emerging seperti artificial intelligence, machine learning, dan Internet of Things dalam konteks transformasi organisasional.
“Transformasi digital bukan hanya tentang mengadopsi teknologi terbaru. Ini adalah tentang mengubah mindset, proses, dan budaya organisasi secara menyeluruh,” jelas Dr. Hidayat kepada audiens yang mencakai lebih dari 300 peserta. Beliau memberikan studi kasus dari perusahaan-perusahaan multinasional yang berhasil melakukan transformasi digital serta tantangan-tantangan yang mereka hadapi dalam prosesnya.
Pembicara kedua, Sonia Wijaya, Managing Director dari PT. Innovate Solutions Indonesia, membagikan pengalaman praktis dalam implementasi solusi digital di perusahaan-perusahaan Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri teknologi dan bisnis, Wijaya memberikan perspektif yang sangat aplikatif tentang bagaimana startup dan UKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing mereka.
“Saat ini, digitalisasi bukan lagi pilihan tetapi kebutuhan. Bahkan UMKM di Kendari harus memulai perjalanan digital mereka. Saya melihat potensi besar di kawasan ini, dan generasi muda seperti Anda adalah kunci untuk membuka potensi tersebut,” kata Wijaya dengan antusiasme tinggi.
Pembicara ketiga adalah Prof. Dr. Muhammad Arsyad Kasim, M.Eng., guru besar Universitas Mandala Waluya yang juga merupakan praktisi industri dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Prof. Arsyad menyampaikan topik “Inovasi Berkelanjutan: Strategi Bisnis Jangka Panjang di Era Ketidakpastian”. Beliau menghadirkan pendekatan holistik yang menggabungkan teori manajemen strategis dengan praktik bisnis nyata di Indonesia.
Sesi seminar dilanjutkan dengan diskusi panel yang intens. Para pembicara merespons berbagai pertanyaan dari audiens, mulai dari tantangan implementasi teknologi hingga strategi mendapatkan investasi untuk proyek digital. Interaksi yang dinamis ini menciptakan suasana pembelajaran yang kolaboratif dan saling menginspirasi.
Webinar Paralel: Digital Innovation for Sustainable Business
Bersamaan dengan seminar utama, UMW menyelenggarakan webinar paralel yang diikuti secara luring dan daring. Webinar yang dimulai pukul 10.00 pagi ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai sektor industri yang relevan dengan program studi di UMW.
Webinar pertama dalam track “E-Commerce and Digital Marketing” dipandu oleh Reza Firmansyah, Co-founder dari startup e-commerce terkemuka di Kendari. Dalam sesi selama 90 menit, Firmansyah berbagi strategi membangun ekosistem digital yang sustainable sambil mengelola tantangan logistik dan kepercayaan konsumen di era digital.
Webinar kedua, “Fintech and Financial Innovation”, menghadirkan Dr. Eka Prasetya, praktisi fintech dari Jakarta yang juga peneliti di bidang keuangan digital. Webinar ini sangat relevan dengan Program Studi Manajemen Keuangan yang merupakan salah satu unggulan di UMW Kendari. Peserta mendapatkan insight mendalam tentang peluang karir di industri fintech dan tantangan regulasi yang ada.
Webinar ketiga dengan tema “Green Technology and Sustainable Innovation” menghadirkan Dr. Leila Kusumawati, peneliti dari Universitas Diponegoro yang fokus pada teknologi berkelanjutan. Dalam era krisis iklim, webinar ini memberikan perspektif penting tentang bagaimana inovasi teknologi dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Webinar keempat, “Human Capital and Digital Transformation”, menghadirkan HR Manager dari salah satu perusahaan multinasional yang beroperasi di Kendari. Webinar ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang ingin memahami bagaimana kompetensi digital menjadi faktor penting dalam rekrutmen dan pengembangan karir di era modern.
Peserta webinar tidak hanya dari UMW tetapi juga dari berbagai universitas di Sulawesi Tenggara serta profesional dari industri. Total peserta webinar mencapai 500 orang yang tersebar di berbagai sesi, menunjukkan tingginya minat terhadap topik-topik yang diangkat.
Kuliah Umum: Kepemimpinan di Era Disrupsi Digital
Menutup rangkaian kegiatan akademik pada hari itu, UMW menyelenggarakan kuliah umum dengan pembicara utama Budi Santoso, seorang entrepreneur sukses yang pernah memimpin beberapa startup teknologi hingga mencapai valuasi unicorn. Kuliah umum yang berlangsung pukul 13.00-14.30 siang ini menghadirkan lebih dari 400 peserta, mayoritas adalah mahasiswa dari berbagai program studi di UMW.
Judul kuliah umum “Leadership in Digital Disruption Era: From Vision to Action” menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa yang ingin menggali wawasan tentang kepemimpinan transformatif. Santoso, yang juga aktif sebagai business mentor dan investor di berbagai startup, memberikan ceramah yang penuh dengan anekdot inspiratif dan praktik nyata.
“Dalam era disrupsi digital ini, kepemimpinan bukan hanya tentang mengelola resources dan people, tetapi tentang menciptakan visi yang jelas dan mampu menggerakkan organisasi menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Santoso sambil menunjukkan berbagai slide tentang journey kepemimpinannya.
Salah satu poin menarik dalam kuliah umum ini adalah diskusi tentang kegagalan dan pembelajaran. Santoso dengan jujur menceritakan kegagalan bisnis yang pernah dialaminya dan bagaimana dia bangkit kembali dengan lebih kuat. Pendekatan yang autentik ini membuat audiens dapat terhubung secara emosional dengan pesan yang disampaikan.
Kuliah umum ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif di mana mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan langsung kepada Santoso. Beberapa pertanyaan menyentuk topik-topik seperti bagaimana memulai startup, bagaimana menghadapi kegagalan, dan bagaimana membangun tim yang solid di era digital.
Dampak dan Reaksi dari Komunitas Akademik
Penyelenggaraan seminar, webinar, dan kuliah umum ini mendapat respons yang sangat positif dari berbagai kalangan. Direktur Program Unggulan, Dr. Siti Nur Azizah, mengungkapkan kepuasan atas antusiasme peserta yang melampaui ekspektasi.
“Kami awalnya merencanakan kapasitas untuk 300 peserta, tetapi ternyata permintaan jauh lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMW memiliki appetite yang tinggi untuk belajar dan berkembang. Kehadiran peserta dari berbagai institusi dan profesional dari industri juga memperkaya diskusi yang terjadi,” kata Dr. Azizah.
Mahasiswa tingkat akhir Program Studi Manajemen, Rizki Pratama, mengungkapkan bahwa seminar dan webinar ini sangat bermanfaat untuk persiapan karir profesionalnya. “Saya mendapatkan networking yang sangat berharga dan insight tentang tren industri yang sebenarnya. Pembicara-pembicara ini bukan hanya academician tetapi juga praktisi yang benar-benar mengerti pasar,” ucap Rizki dengan antusias.
Sementara itu, mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika, Ade Gunawan, lebih fokus pada aspek teknis dari transformasi digital. “Webinar tentang fintech dan green technology membuka perspektif baru tentang bagaimana coding dan teknologi dapat berkontribusi pada solusi masalah sosial dan lingkungan,” ungkapnya.
Dari kalangan dosen, apresiasi juga datang terhadap inisiatif ini. Dr. Haji Kusnaedi, dosen senior Program Unggulan, menilai bahwa kegiatan ini sangat mendukung proses pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan. “Mahasiswa tidak hanya mendengarkan teori dari dosen, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang aplikasi teori tersebut dalam praktik bisnis. Ini adalah pembelajaran yang holistik,” papar Dr. Kusnaedi.
Perspektif Jangka Panjang dan Rencana Berikutnya
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan akademik pada 7 April 2026 ini membuka peluang bagi UMW untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan industri dan institusi lain. Direktur Program Unggulan mengindikasikan bahwa ini akan menjadi series tahunan dengan cakupan topik yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak stakeholder.
“Kami sedang dalam diskusi dengan beberapa perusahaan multinasional untuk menjalin partnership yang lebih mendalam. Kami juga merencanakan untuk mengembangkan online course yang berisi materi dari seminar dan webinar ini sehingga dapat diakses oleh mahasiswa yang tidak hadir langsung,” jelas Dr. Azizah dalam rencana strategis ke depan.
Universitas Mandala Waluya juga sedang mempersiapkan penerbitan proceedings dari seminar internasional ini dalam format jurnal akademik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan visibility UMW dalam komunitas akademik nasional dan internasional.
Penutup
Rangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan oleh Program Unggulan Universitas Mandala Waluya pada 7 April 2026 telah berhasil menciptakan platform pembelajaran yang dinamis dan relevan dengan kebutuhan industri modern. Melalui seminar internasional, webinar paralel, dan kuliah umum, mahasiswa dan praktisi industri memiliki kesempatan untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan membangun jaringan profesional yang berharga.
Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen nyata UMW dalam membangun ekosistem akademik yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan profesional mahasiswa. Dengan terus berinovasi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik, UMW Kendari semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan pasar kerja yang dinamis.
Para stakeholder menantikan rangkaian kegiatan akademik berikutnya dari Program Unggulan UMW, yang diharapkan dapat terus memberikan value tambah bagi pengembangan akademik dan profesional mahasiswa serta kontribusi positif terhadap pengembangan industri di kawasan Sulawesi Tenggara.
—
Penulis: Nama Jurnalis
Kendari, 8 April 2026