KENDARI – Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari secara resmi meluncurkan program pembangunan fasilitas dan infrastruktur kampus yang komprehensif pada Rabu, 9 April 2026. Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, khususnya pada Program Unggulan yang telah mendapat pengakuan nasional.
Program pembangunan infrastruktur senilai Rp 487 miliar ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap selama tiga tahun ke depan, dengan fokus utama pada modernisasi fasilitas akademik, laboratorium penelitian, perpustakaan digital, dan sarana pendukung mahasiswa di kampus utama UMW yang berlokasi strategis di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Peluncuran program ini disaksikan langsung oleh pimpinan universitas, perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, ketua yayasan, dekan-dekan fakultas, dosen, mahasiswa, dan stakeholder pendidikan lainnya. Acara yang berlangsung di Aula Serbaguna UMW Kendari ini menandai dimulainya era baru dalam pengembangan kampus yang lebih modern dan berkelanjutan.
### Latar Belakang Strategis dan Urgensi Pembangunan
Universitas Mandala Waluya, yang berdiri sejak 1988, telah berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan terkemuka di kawasan Sulawesi Tenggara. Namun, pertumbuhan akademik yang pesat ini diikuti dengan tantangan infrastruktur yang memerlukan perhatian serius. Beberapa fasilitas kampus, meski masih berfungsi dengan baik, sudah menunjukkan usia dan membutuhkan modernisasi untuk memenuhi standar internasional.
Program Unggulan UMW, yang mencakup beberapa program studi pilihan dengan akreditasi A dan B, telah mengalami peningkatan signifikan dalam hal penerimaan siswa dan prestasi akademik. Namun, keterbatasan fasilitas laboratorium, ruang belajar interaktif, dan perpustakaan digital menjadi hambatan untuk mencapai standar riset kelas dunia.
“Pertumbuhan akademis kami tidak sebanding dengan perkembangan infrastruktur kampus. Kami memiliki mahasiswa dan dosen dengan kompetensi tinggi, tetapi mereka menggunakan fasilitas yang tidak optimal,” demikian pernyataan Rektor UMW Kendari, Prof. Dr. Ir. Bambang Setiawan, M.Sc., dalam pembukaan acara peluncuran program pada Rabu pagi.
### Komponen Utama Program Pembangunan Infrastruktur
Program pembangunan infrastruktur UMW Kendari dirancang dengan prinsip berkelanjutan, inklusi, dan keunggulan akademik. Berikut adalah komponen-komponen utama yang akan dibangun dalam tiga tahapan:
Tahap Pertama (2026-2027): Rp 195 Miliar
Tahap pertama fokus pada pembangunan Gedung Laboratorium Terintegrasi seluas 8.500 meter persegi dengan investasi Rp 95 miliar. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan 24 laboratorium khusus untuk bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM) yang terintegrasi dengan sistem IoT (Internet of Things) untuk monitoring real-time.
Selanjutnya, akan dibangun Perpustakaan Digital dan Resource Center seluas 5.200 meter persegi dengan nilai investasi Rp 65 miliar. Perpustakaan modern ini akan menyediakan koleksi digital lebih dari 500.000 judul, ruang belajar kolaboratif, dan studio multimedia untuk mendukung pembelajaran abad ke-21.
Komponen ketiga adalah renovasi total Blok A Gedung Kuliah Utama dengan Rp 35 miliar, yang mencakup 18 ruang kelas berteknologi tinggi dilengkapi sistem pembelajaran hybrid dan audio-visual terkini.
Tahap Kedua (2027-2028): Rp 164 Miliar
Tahap kedua memprioritaskan pembangunan Student Center dan Facilities Hub seluas 6.000 meter persegi dengan investasi Rp 92 miliar. Fasilitas ini akan mencakup kantor organisasi mahasiswa, ruang startup inkubator, pusat karir, dan fasilitas kesejahteraan mahasiswa yang komprehensif.
Pembangunan Research and Innovation Park senilai Rp 52 miliar juga menjadi fokus tahap kedua. Fasilitas seluas 4.000 meter persegi ini dirancang khusus untuk mendorong penelitian terapan dan kolaborasi industri-akademisi.
Terakhir, peningkatan infrastruktur ICT (Information and Communication Technology) dengan investasi Rp 20 miliar untuk memperkuat konektivitas, keamanan siber, dan platform pembelajaran digital di seluruh kampus.
Tahap Ketiga (2028-2029): Rp 128 Miliar
Tahap ketiga berfokus pada pengembangan Green Campus dengan pembangunan fasilitas ramah lingkungan termasuk sistem energi terbarukan, water treatment, dan taman kampus berkelanjutan dengan investasi Rp 68 miliar.
Konstruksi Dormitory dan Housing Complex untuk 800 mahasiswa dengan Rp 45 miliar, serta pembangunan Sports and Recreation Complex seluas 3.500 meter persegi senilai Rp 15 miliar melengkapi tahap ketiga program ini.
### Visi dan Misi Program Pembangunan
Menurut Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Dr. H. Mulyadi, S.T., M.Eng., program pembangunan ini bukan sekadar upgrading fasilitas fisik, tetapi transformasi strategis untuk meningkatkan daya saing UMW di tingkat nasional dan internasional.
“Program ini dirancang dengan melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga alumni. Kami ingin menciptakan ekosistem akademik yang mendukung inovasi, kolaborasi, dan pengembangan sumber daya manusia berkualitas tinggi,” ungkap Dr. Mulyadi dalam konferensi pers yang berlangsung setelah acara peluncuran.
Lebih lanjut, Kepala Program Unggulan UMW Kendari, Prof. Dr. Siti Nurhaliza, M.Phil., menjelaskan bahwa program pembangunan ini akan memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di Program Unggulan.
“Program Unggulan kami mencakup empat program studi dengan akreditasi internasional: Teknik Informatika, Bisnis Digital, Manajemen Sumber Daya Alam, dan Pendidikan Sains Terpadu. Fasilitas baru akan memungkinkan kami untuk meningkatkan standar laboratorium, riset, dan praktik lapangan ke level yang lebih tinggi,” papar Prof. Siti Nurhaliza.
### Pendanaan dan Dukungan Strategis
Pendanaan untuk program ini berasal dari berbagai sumber, termasuk alokasi anggaran universitas (45%), dukungan Yayasan Pendidikan Mandala Waluya (30%), pinjaman dari bank development (15%), dan kontribusi alumni serta donatur korporat (10%).
Mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, Pemimpin Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Hamid Suryanto, M.A., menyampaikan bahwa program UMW Kendari ini sejalan dengan visi pembangunan pendidikan tinggi di daerah.
“Program ini sangat strategis. Dengan meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas di UMW Kendari, kami berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia regional, yang pada gilirannya akan mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di Sulawesi Tenggara,” ujar Drs. Hamid Suryanto.
### Dampak Terhadap Mahasiswa dan Program Unggulan
Peningkatan infrastruktur ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan dan pengalaman belajar mahasiswa, khususnya di Program Unggulan. Beberapa dampak yang diproyeksikan antara lain:
Pertama, peningkatan mutu pembelajaran melalui fasilitas kelas dan laboratorium berstandar internasional. Mahasiswa akan belajar dengan peralatan dan teknologi terkini yang relevan dengan industri global.
Kedua, peningkatan produktivitas riset dan inovasi. Dengan Research and Innovation Park yang modern, mahasiswa dan dosen dapat melakukan penelitian yang lebih mendalam dan menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat.
Ketiga, peningkatan engagement mahasiswa. Student Center yang komprehensif akan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui berbagai aktivitas ekstrakurikuler, kegiatan organisasi, dan entrepreneurship.
Keempat, peningkatan sustainability dan green campus. Fasilitas ramah lingkungan akan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan sivitas akademika.
Seorang mahasiswa Program Unggulan Teknik Informatika, Rini Kusuma Wijaya, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini. “Sebagai mahasiswa STEM, saya sangat menantikan pembangunan laboratorium dan research park baru. Saat ini, kami sering berbagi fasilitas yang sangat terbatas. Dengan fasilitas baru, kami bisa fokus pada penelitian dan inovasi yang lebih serius,” ujarnya.
### Komitmen Terhadap Keberlanjutan dan Inklusi
Program pembangunan infrastruktur UMW Kendari juga menunjukkan komitmen institusi terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan dan inklusi sosial. Direktur Pembangunan Kampus, Ir. Bambang Wiguno, M.T., menjelaskan bahwa semua fasilitas baru akan didesain dengan mempertimbangkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
“Kami memastikan bahwa semua gedung baru memiliki ramp, lift, toilet khusus, dan infrastruktur pendukung lainnya untuk mahasiswa dan staf dengan kebutuhan khusus. Inklusi adalah bagian integral dari desain kampus kami,” terang Ir. Bambang Wiguno.
Selain itu, proses konstruksi akan mengutamakan ketenagakerjaan lokal dan penggunaan material ramah lingkungan. UMW Kendari juga berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon melalui penggunaan energi terbarukan di semua fasilitas baru.
### Jadwal Implementasi dan Monitoring
Implementasi program pembangunan akan dilakukan dengan sistem manajemen proyek yang ketat dan transparan. Setiap tahapan akan dimonitor oleh tim internal, pihak ketiga independen, dan melibatkan partisipasi stakeholder.
“Kami akan melakukan penawaran terbuka untuk tender konstruksi dengan melibatkan kontraktor berpengalaman dan berstandar internasional. Transparansi dalam proses pengadaan adalah prioritas kami,” jelas Direktur Administrasi dan Keuangan, Drs. Sutrisno, M.B.A.
Direncanakan pula bahwa setiap tahapan pembangunan akan diselesaikan tepat waktu untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas akademik kampus. Jadwal konstruksi akan dirancang sedemikian rupa agar tidak mengganggu proses pembelajaran.
### Penutup: Optimisme dan Harapan untuk Masa Depan
Program pembangunan fasilitas dan infrastruktur UMW Kendari merepresentasikan komitmen jangka panjang institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Dengan investasi sebesar Rp 487 miliar, universitas ini siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 dan bersaing di tingkat global.
Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Setiawan menutup acara peluncuran dengan pernyataan optimis: “Kami percaya bahwa dengan fasilitas dan infrastruktur yang lebih baik, UMW Kendari akan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar kepada masyarakat, bangsa, dan dunia. Program ini adalah investasi kami untuk generasi mahasiswa mendatang dan masa depan Indonesia yang lebih cerah.”
Universitas Mandala Waluya Kendari, melalui program pembangunan infrastruktur ini, sedang menulis babak baru dalam sejarahnya. Komitmen yang ditunjukkan oleh pimpinan universitas, dukungan dari berbagai pihak, dan antusiasme sivitas akademika menjadi fondasi kuat untuk kesuksesan program transformasi kampus ini di tahun-tahun mendatang.
—
Penulis: Tim Jurnalisme Kampus UMW Kendari
Sumber berita: Konferensi Pers Peluncuran Program Pembangunan Infrastruktur UMW Kendari, 9 April 2026